SISTEM INFORMASI MANAJEMEN DALAM KURIKULUM
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Pendidikan di era globalisasi saat ini yang ditandai dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi menuntut adanya penyempurnaan sistem pendidikan. Misalnya, penyempurnaan pada manajemen pendidikan yang modern dan professional dengan bernuansa pendidikan. Di sisi lain, kemajuan ilmu dan teknologi informasi telah banyak mengubah cara pandang dan gaya hidup masyarakat Indonesia dalam menjalankan kegiatannya. Keberadaan dan peranan teknologi informasi dalam sistem pendidikan telah membawa era baru dalam perkembangan dunia pendidikan kita. Tetapi, perkembangan tersebut belum diimbangi dengan peningkatan sumber daya manusia yang menentukan keberhasilan dunia pendidikan Indonesia pada umumnya. Hal ini lebih disebabkan masih tertinggalnya sumber daya manusia kita untuk memanfaatkan teknologi informasi dalam proses pendidikan tersebut.
B. Rumusan Masalah
1. Sistem Informasi Manajemen?
2. Tujuan Sistem Informasi Manajemen?
3. Fungsi Sistem Informasi Manajemen?
4. Karakteristik Sistem Informasi Manajemen?
5. Tahapan Sistem Informasi Manajemen?
6. Peran Sistem Informasi Manajemen Dalam Kurikulum?
7. Faktor-Faktor Sistem Informasi Manajemen?
C. Tujuan
1. Untuk memahami sistem informasi manajemen
2. Untuk memahami tujuan sistem informasi manajemen
3. Untuk memahami fungsi sistem informasi manajemen
4. Untuk memahami karakteristik sistem informasi manajemen
5. Untuk memahami tahapan sistem informasi manajemen
6. Untuk memahami peran sistem informasi manajemen dalam kurikulum
7. Untuk memahami faktor-faktor sistem informasi manajemen
BAB II
PEMBAHASAN
A. Sistem Informasi Manajemen
Sistem informasi managemen (SIM) adalah terjemahan dari bahasa inggris "Management Information System". Para penulis buku di indonesia menerjemahkannya dalam berbagai istilah seperti "Sistem Informasi Managemen", "Manajemen sistem informasi", "Pengelolaan Sistem Informasi", "Sistem Pengelolaan Informasi", "Sistem Informasi Pimpinan" dan sebagainya.
Sistem Informasi Manajemen adalah kumpulan dari interaksi sistem-sistem informasi yang bertanggung jawab mengumpulkan dan mengolah data untuk menyediakan informasi yang berguna untuk semua tingkat manajemen didalam kegiatan perencanaan dan pengendalian. Joseph F. Kelly, mendefinisikan Sistem Informasi Manajemen (SIM) sebagai perpaduan antara sumber daya manusia dan sumber daya lainnya yang berlandaskan komputer yang menghasilkan kumpulan penyimpanan, perolehan kembali, komunikasi dan pengunaan data untuk tujuan operasi manajemen yang efisien dan bagi perencanaan bisnis.
Harbangan mendefisinikan Sistem Informasi Manajemen mengandung arti sekumpulan orang, seperangkat pedoman dan pemilihan peralatan pengolahan data, menyimpan, mengolah dan memakai data untuk mengurangi ketidakpastian dalam pengambilan keputusan dengan memberikan informasi kepada manajer agar dapat dimanfaatkan pada waktunya secara efesien (Siagian, 2002).
Menurut Ais Zakiyudin dalam bukunya bahwa, sistem informasi manajemen adalah suatu sistem informasi manajemen menggambarkan ketersediaan suatu rangkaian data yang cukup lengkap yang disimpan agar dapat menyediakan informasi untuk mendukung operasi, manajemen, dan pembuatan keputusan dalam suatu organisasi
Dari berbagai pengertian diatas maka dapat disimpulkan bahwa sistem informasi manajemen adalah suatu sistem yang dirancang untuk menyediakan informasi guna mendukung pengambilan keputusan pada kegiatan manajemen (perencanaan, penggerakan, pengorganisasian, dan pengendalian) (Siagian, 2003). Sistem informasi manajemen adalah suatu sistem yang dirancang untuk menyediakan informasi guna mendukung pengambilan kepetusan pada kegiatan manajemen dalam suatu organisasi.
Sistem informasi manajemen tidak hanya lazim digunakan dalam dunia bisnis, melainkan juga berkembang dalam dunia pendidikan. SIM pendidikan merupakan perpaduan antara sumber daya manusia dan aplikasi teknologi informasi untuk memilih, menyimpan, mengolah dan mengambil kembali data dalam rangka mendukung proses pengambilan keputusan bidang pendidikan.
Panitia istilah Managemen Lembaga PPM dalam kamus istilah Managemen menerjemahkan istilah Management Information System dengan Sistem informasi managemen. Beberapa definiai sistem informasi managemen dari beberapa ahli:
1. James A O'Brien. SIM merupakan suatu sistem informasi dalam arti luas yang khusus didesain untuk menyediakan informasi yang dibutuhkan untuk mengefektifkan pengambilan keputusan para manager.
2. Donald W. Kroeber. SIM adalah sebuah organisasi, sejumlah proses yang menyediakan informasi kepada manager sebagai dukungan dalam operasi dan pembuatan keputusan dalam suatu organisasi.
3. Scarlan dan Keys. SIM adalah suatu sistem formal mengenai hal melaporkan, menggolongkan, dqn menyebarkan informasi kepada orang-orang yang tepat dalam suatu organisasi.
4. Raymond Mcleod. SIM adalah seluruh aktivitas memperoleh informasi, menggunakannya seefektif mungkin dan membuangnya pada saat yang tepat.
5. Gordon B. Davis. SIM merupakan suatu sistem mesin pemakai yang berintegritas yang menyediakan informasi untuk menunjang operasi-operasi managemen dan fungsi pengambilan keputusan didalam sebuah organisasi.
6. Oemar Hamalik. SIM adalah sebuah sistem manusia atau mesin yang terpadu (integrated) untuk menyajikan informasi guna mendukunh fungsi-fungsi operasi, managemen, dan pengambilan keputusan dalam sebuah organisasi.
Sistem Informasi Manajemen (SIM) memainkan peran penting dalam implementasi kurikulum di lembaga pendidikan dengan menyediakan alat yang diperlukan untuk merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi proses pembelajaran
Pertama, SIM memfasilitasi penyusunan dan pemantauan pelaksanaan kurikulum
Kedua, SIM membantu dalam memantau kemajuan siswa. Sistem ini memungkinkan pencatatan dan pelacakan hasil belajar siswa secara teratur, memungkinkan evaluasi yang lebih baik terhadap efektivitas kurikulum. Dengan data yang tersedia dalam SIM, lembaga pendidikan dapat mengidentifikasi area-area di mana siswa memerlukan bantuan tambahan atau penyesuaian dalam proses pembelajaran.
Ketiga, SIM dapat meningkatkan transparansi dan komunikasi antara semua pemangku kepentingan, termasuk siswa, orang tua, staf pengajar, dan administrasi. Dengan memberikan akses yang tepat, SIM memungkinkan orang tua untuk mengikuti kemajuan akademis anak mereka dan berpartisipasi dalam proses pendidikan
B. Tujuan Sistem Informasi Manajemen
Diantara tujuan sistim informasi manajemen adalah:
1. Menyediakan informasi yang dipergunakan di dalam perhitungan harga pokok, jasa, produk, dan tujuan lain yang diinginkan manajemen.
2. Menyediakan informasi yang dipergunakan dalam perencanan, pengendalian, pengevaluasian, dan perbaikan berkelanjutan
3. Menyediakan informasi untuk pengambilan keputusan
Ketiga tujuan tersebut menunjukkan bahwa manajer dan pengguna lainnya perlu memiliki akses ke informasi akuntansi manajemen dan mengetahui bagaimana cara menggunakannya. Informasi akuntansi manajemen dapat membantu mereka mengidentifikasi suatu masalah, menyelesaikan masalah, dan mengevaluasi kinerja (informasi akuntansi dibutuhkan dan dipergunakan dalam semua tahap manajemen, termasuk perencanaan, pengendalian dan pengambilan keputusan).
Tujuan dibentuknya sistem informasi manajemen adalah supaya organisasi memiliki suatu sistem yang dapat diandalkan dalam mengolah data menjadi informasi yang bermanfaat dalam pembuatan keputusan manajemen, baik yang menyangkut keputusan-keputusan rutin maupun keputusan-keputusan strategik. Dengan demikian Sistem Informasi Manajemen adalah suatu sistem yang menyediakan kepada pengelola organisasi data maupun informasi yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas-tugas organisasi
C. Fungsi Sistem Informasi Manajemen
Sistem Informasi Manajemen adalah sistem yang didesain untuk kebutuhan manajemen dalam upaya mendukung fungsi-fungsi dan aktivitas manajemen pada suatu organisasi pendidikan. Maksud dilaksanakannya Sistem Informasi Manajemen adalah sebagai pendukung kegiatan fungsi manajemen dalam rangka menunjang tercapainya sasaran dan tujuan fungsi-fungsi operasional dalam organisasi pendidikan.
Dengan adanya Sistem Informasi Manajemen, organisasi pendidikan akan merasakan beberapa manfaat sebagai berikut:
1. Tersedianya sistem pengelolaan data dan informasi pendidikan.
2. Terintegrasinya data dan informasi pendidikan untuk mendukung proses pengambilan keputusan.
3. Tersedianya data dan informasi pendidikan yang lengkap bagi seluruh stakeholders yang bergabung dalam bidang pendidikan.
Dalam meningkatkan layanan pendidikan, fungsi sistem informasi manajemen adalah suatu kegiatan formal dalam hal mengumpulkan, mengolah dan menyebarkan informasi kepada orang-orang yang tepat dalam suatu organisasi. Lembaga pendidikan dikatakan berhasil apabila mampu memenuhi semua kebutuhan pelanggan (siswa, guru, orang tua,dan masyarakat). Dalam hal layanan informasi, lembaga pendidikan harus mampu memberikan informasi yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan, mudah didapatkan secara efektif dan efisien yang akan berdampak pada meningkatnya mutu pendidikan.
D. Karakteristik Sistem Informasi Manajemen
Sistem informasi manajemen memiliki karakteristik sebagai berikut:
1. Dalam organisasi terdapat bagian khusus sebagai pengelola sistem informasi manajemen.
2. Sistem informasi manajemen merupakan jalinan lalu lintas data dan informasi dari setiap bagian didalam organisasi yang terpusat dibagian sistem informasi manajemen.
3. Sistem informasi manajemen (SIM) merupakan jalinan hubungan antara bagian dalam organisasi melalui satu bagian sistem informasi manajemen
4. Sistem informasi manajemen merupakan segenap proses yang mencakup antara lain: pengumpulan data, pengolahan data, penyimpanan data, pengambilan data, penyebaran informasi dengan tepat dan cepat.
5. Sistem informasi manajemen bertujuan agar para pelaksana dapat melaksanakan tugas dengan baik dan benar.
Untuk dapat memanfaatkan sistem informasi dengan efektif, maka harus diketahui dengan pasti tentang organisasi, manajemen, dan teknologi organisasi yang membentuk sistem. Berikut ini dijelaskan elemen-elemen sistem informasi manajemen:
1. Elemen Pertama, yaitu organisasi meliputi manusia, struktur, prosedur operasi, politik, dan kultur.
2. Elemen Kedua, yaitu manajemen, mengamati kesempatan, membuat strategi untuk menjawab kebutuhan, mengalokasikan orang dan sumber dana untuk mendukung strategi yang telah dibuat, mengkoordinasikan pekerjaan atau kegiatan dalam organisasi.
3. Elemen Ketiga, yaitu teknologi informasi yang merupakan alat yang dapat digunakan oleh manajemen untuk membantu melakukan kontrol dan membuat suatu kegiatan baru. Teknologi terdiri atas tiga komponen pokok, yaitu
a. Manusia (brainware),
b. Perangkat keras (hardware), dan
c. Perangkat lunak (software), yang digunakan membantu menerima masukan (input), mengolah, dan mengeluarkan hasil (ourput), serta dapat dipakai untuk meneyebarluaskan hasil olahan atau analisi
E. Tahapan Sistem Informasi Manajemen
Dalam pelaksanaannya, sistem informasi manajemen meliputi beberapa hal berikut, seperti:
1. Pengumpulan Data
Sistem informasi manajemen bertugas untuk mengumpulkan data yang diperlukan, baik data yang bersifat internal maupun eksternal.
2. Proses Data
Setelah data dikumpulkan mata data tersebut diproses dengan mengikuti serangkaian tahapan tertentu kemudian data tersebut daat diubah ke dalam bentuk informasi. Pemprosesan data ini dapat dilakukan dengan dua cara, baik secara manual maupun dengan menggunakan bantuan mesin. Untuk membentuk data yang telah dikumpulkan menjadi informasi yang sesuai dengan kebutuhan setiap tingkatan manajemen yang ada.
3. Pemprogaman Data
Setelah data dikumpulkan dan diproses menjadi suatu informasi yang baru, maka tahapan selanjutnya adalah pemprograman data dimana terdapat sekelompok para ahli yang bertanggung jawab untuk menyusun pemprograman pada perangkat komputer yang digunakan untuk dapat diterjemahkan kedalam bahsa komputer.
4. Penyimpanan Data
Setelah tahapan pemprograman, maka tahapan yang terakhir adalah data yang ada dan disimpan untuk penggunaan dimasa yang akan datang. Penyimpanan data juga sangat diperlukan karena bertujuan untuk menjaga keamanan data yang ada. Data yang telah tersimpan ini dapat diambil kapan saja sesuai dengan kebutuhan yang ada.
F. Peran Sistem Informasi Manajmen dalam Kurikulum
Sistem informasi manajemen dalam kurikulum merupakan pendekatan yang menggunakan teknologi informasi untuk mengelola, memantau dan mengevaluasi kurikulum secara efisien. Berikut merupakan beberapa peran sistem informasi manajemen dalam kurikulum:
1. Sebagai Pengelola Kurikulum yang Efisien
Sistem informasi manajemen memungkinkan lembaga pendidikan untuk mengelola kurikulum dengan lebih efisien, termasuk perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Dimana mencakup pemantauan terhadap perkembangan kurikulum dan penyesuaian yang diperlukan.
2. Sebagai Pengintegrasi Data dan Informasi Kurikulum
Sistem informasi manajemen mengintegrasikan data dan informasi tentang kurikulum, termasuk silabus, RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran), materi ajar, dan evaluasi. Hal itu memudahkan akses dan pengelolaan informasi yang dibutuhkan oleh para stakeholder pendidikan.
3. Sebagai Pemantau Untuk Evaluasi Yang Lebih Baik
Sistem informasi manajemen memungkinkan untuk memantau dan mengevaluasi implementasi kurikulum secara lebih akurat. Hal itu membantu dalam mengidentifikasi keberhasilan dan tantangan dalam pelaksanaan kurikulum, serta memungkinkan untuk melakukan perbaikan yang diperlukan.
4. Untuk Kepentingan Pengambilan Keputusan yang Terinformasi
Dengan adanya sistem informasi manajemen para pemangku kepentingan pendidikan dapat mengambil keputusan yang lebih terinformasi dan berbasis data tentang pengembangan dan perbaikan kurikulum. Hal ini guna untuk membantu dalam memastikan bahwa kurikulum memenuhi standar mutu pendidikan yang ditetapkan.
5. Untuk Melibatkan Secara Penuh Pihak-pihak yang terkait
Sistem informasi manajemen memfasilitasi keterlibatan penuh berbagai pihak terkait dalam pengelolaan kurikulum, termasuk guru, staf administrasi, siswa, dan orang tua. Hal ini membantu dalam menciptakan kolaborasi yang efektif untuk meningkatkan mutu pendidikan.
SIM memainkan peran penting dalam meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan transparansi dalam manajemen lembaga pendidikan
1. Menolong proses perencanaan kurikulum
2. Membantu proses pengaturan kurikulum
3. Turut serta dalam pelaksanaan kurikulum
4. Memegang kendali dalam pengawasan pelaksanaan kurikulum.
5. Menjadi alat evaluasi yang efisien dalam menilai kekuatan, kekurangan, dan kendala yang muncul dari kurikulum yang telah dilaksanakan.
Peran sistem informasi manajemen di dalam organisasi ada lima, yaitu:
1. Efisiensi, peran ini dicapai oleh PCS (Process control systems) yang menggantikan manusia dengan teknologi di proses produksi.
2. Efektifitas, sistem informasi manajemen menyediakan informasi bagi para manajer di organisasi untuk mendukung proses pengambilan keputusan mereka dengan lebih efektif.
3. Komunikasi, dicapai dengan membuat e-mail dan chat.
4. Kolaborasi, dicapai dengan menggunakan video confrence dan teleconfrence.
5. Kompetitif, untuk meningkatkan daya kompetisi.
Salah satu peran sistem informasi manajemen adalah menyediakan data biaya dan pendapatan yang berfungsi sebagai dasar bagi berbagai hasil tindakan pengguna. Penerapan sistem informasi manajemen di sekolah juga masih memiliki beberapa kendala.
G. Faktor-Faktor Dalam Sistem Informasi Manajemen
Berikut faktor-faktor yang menjadi penunjang dan penghambat penerapan sistem informasi manajemen:
1. Faktor penunjang penerapan sistem informasi manajemen.
a. Kelengkapan sarana dan prasarana seperti komputer, internet, dan juga data.
b. Ketersediaan sumber daya manusia yang ahli dalam mengoperasikan sistem informasi manajemen pendidikan.
2. Faktor penghambat penerapan sistem informasi manajemen.
Penerapan sistem informasi manajemen di sekolah juga masih memiliki beberapa kendala, seperti sistemnya. Analisa kelemahan sistem dapat dilakukan dengan meninjau permasalahan yang mengganggu sistem yang sudah digunakan atau ada sebelumnya. Masalah-masalah pada sistem dapat diidentifikasi dengan melihat kinerja (performance), jawaban sistem (response time), informasi yang ditampilkan dan juga kurang memadainya pengetahuan sumber daya manusianya.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Sistem informasi manajemen adalah suatu sistem yang dirancang untuk menyediakan informasi guna mendukung pengambilan keputusan pada kegiatan manajemen (perencanaan, penggerakan, pengorganisasian, dan pengendalian). Sistem informasi manajemen adalah suatu sistem yang dirancang untuk menyediakan informasi guna mendukung pengambilan kepetusan pada kegiatan manajemen dalam suatu organisasi.
Tujuan sistem informasi manajemen adalah supaya organisasi memiliki suatu sistem yang dapat diandalkan dalam mengolah data menjadi informasi yang bermanfaat dalam pembuatan keputusan manajemen, baik yang menyangkut keputusan-keputusan rutin maupun keputusan-keputusan strategik. Fungsi sistem informasi manajemen adalah suatu kegiatan formal dalam hal mengumpulkan, mengolah dan menyebarkan informasi kepada orang-orang yang tepat dalam suatu organisasi. Beberapa peran sistem informasi manajemen dalam kurikulum:
1. Sebagai Pengelola Kurikulum yang Efisien
2. Sebagai Pengintegrasi Data dan Informasi Kurikulum
3. Sebagai Pemantau Untuk Evaluasi Yang Lebih Baik
4. Untuk Kepentingan Pengambilan Keputusan yang Terinformasi
5. Untuk Melibatkan Secara Penuh Pihak-pihak yang terkait
B. Saran
Saran yang penulis dapat berikan adalah ketika pembaca membaca makalah ini kiranya pembaca dapat memahami mengenai Sistem Informasi Manajemen Dalam Kurikulum. Serta penulis berharap kepada para pembaca untuk dapat memberikan kritik dan saran yang membangun kepada kami demi sempurnanya makalah ini. Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi penulis dan para pembaca serta masyarakat lainnya.
DAFTAR PUSTAKA
Afifuddin, H. ,. (2013, 2023). Dasar-Dasar Manajemen, Penerapan pemanfaatan sistem informasi manajemen pada proses pembelajaran aplikasi google classroom. Bandung, Educational Leadership: Alfabeta, Jurnal Manajemen Pendidikan.
Afifuddin, H. (2013). Dasar-Dasar Manajemen. Bandung: Alfabeta.
Damopolii, M. (2023). Penerapan pemanfaatan sistem informasi manajemen pada proses pembelajaran aplikasi google classroom. Jurnal Manajemen Pendidikan, 3(1), 40-49.
Farida, A. d. (2021). Model sistem informasi manajemen terpadu untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan. Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan, 4(1), 24-31.
Kumurotomo, W. (2009). Sistem Informasi Manajemen. Yogyakarta: Gaja Mada University Press.
Nurhidayat, N. d. (2024). Keamanan Informasi Dan Kepatuhan Sistem Informasi Manajemen Di MA Al-Furqon Cimerak. Jurnal Ilmiah Al-Muttqin, 9(2), 72-77.
Shodiq. (2021). Peran sistem informasi dan teknologi informasi terhadap proses pembelajaran dimasa pandemi covid-19. Jurnal Edukasi, 8(1), 17-19.
Shodiq, S. (2021). Peran sistem informasi dan teknologi informasi terhadap proses pembelajaran dimasa pandemi covid-19. Jurnal Edukasi, 8(1), 17-19.
Sholeh, M. I. (2023). Transparasi dan akuntabilitas dalam membangun citra positif melalui manajemen pendidikan yang berkualitas . Jurnal Tadbiruna, 3(1), 43-55.
Siagian, S. P. (2002). Manajemen Sumber Daya Manusia. Bumi aksara.
Siagian, S. P. (2003). Administrasi Pembangunan: Konsep, dimensi, dan strateginya. Bumi aksara.
Sirohuddin, A. d. (2022). Peran sistem informasi manajemen dalam pengambilan keputusan di Madrasah Ibtidaiyah Darussalam Dacet Mojokerto. Jurnal Research and Tought Elementary School Of Islam , 3(1), 19-33.
Sirojuddin, A. d. (2022). Peran sistem informasi manajemen dalam pengambilan keputusan di Madrasah Ibtidaiyah Darussalam Dacet Mojokerto. Jurnal Reseacrh and Tought Elementry School of Islam, 3(1), 19-33.
Syah, H. E. (2021). Peran teknologi informasi dalam menigkatkan efisiensi manajemen sekolah dan mutu pembelajaran. Jurnal Didaktikum, 21(1).
Zakiyudin, A. (2011). Sistem informasi manajemen. Jakarta: Mitra Wacana Media.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar